7 Cara Cepat Kurus yang Sehat

7 Cara cepat kurus yang sehatCara Cepat Kurus yang Sehat, Memiliki tubuh yang kurus atau ideal dan sehat adalah impian semua orang. Namun, banyak orang yang tidak mengetahui cara yang benar untuk memulainya. Tubuh yang kurus/ideal dan sehat bukan diperoleh dengan cara makan yang dikurangi dan sedikit. Oleh karena itu, Cyber Blogsz pada postingan kali ini akan memberikan beberapa tips untuk Anda yang ingin memiliki tubuh yang kurus/ideal dan sehat. Cara cepat kurus yang sehat tentunya membutuhkan proses tidak serta merta besok langsung kurus. Berikut adalah cara cepat kurus yang sehat. 

1. Mantapkan Niat untuk Tubuh yang Kurus dan Sehat

7 Cara cepat kurus yang sehat
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mantapkan niat Anda untuk kurus. Niatkan dalam hati dan bayangkan tubuh kurus nan sehat yang akan Anda dapatkan. Bila sudah diniatkan harusnya Anda memegah teguh niat Anda untuk cepat kurus.

2. Atur Jam Makan

7 Cara cepat kurus yang sehat

Bila biasanya Anda memiliki pola makan yang tidak beraturan maka mulai dari hari ini Anda harus mengatur pola makan Anda. Pola makan yang baik menurut dokter adalah sarapan  pada rentang waktu pukul 06.00-08.00 pagi. Untuk makan siang pada rentang pukul 12.00-14.00 dan untuk makan malam pada rentang waktu pukul 18.00-20.00. Tanpa ada tambahan makanan yang berlebihan. Hindari kebiasaan makan yang terlalu malam. Ditambah jangan terjaga hingga larut malam karena akan membuat tubuh Anda tidak sehat.

3. Makan Secukupnya

7 Cara cepat kurus yang sehat

Bila sudah mengatur pola makan yang baik. Tentunya Anda juga harus biasakan makan secukupnya tidak perlu berlebihan. Bila sudah memenuhi 4 sehat 5 sempurna, maka itu sudah cukup dan tidak perlu ada tambahan lagi. Biasanya yang tambahan ang menjadikan tubuh Anda menjadi gemuk.


4. Buat Menu yang sehat dan Bergizi

7 Cara cepat kurus yang sehat

Makan secukupnya yang sehat dan bergizi seperti apa yang cocok untuk mendapatkan tubuh yang kurus dan sehat. Berikut adalah menu yang sehat dan bergizi. Nasi, daging, buah, sayur, dan susu

5. Olahraga

7 Cara cepat kurus yang sehat

Olahraga juga merupakan faktor penting untuk memperoleh tubuh yang kurus dan ideal serta bugar. Biasakanlah olahraga setidaknya 5-10 menit setiap hari. Tidak perlu yang berlebihan, asalkan konsisten maka Anda menuai hasil yang memuaskan. Contoh olahraga yang sederhana adalah dengan berjalan, sit up, push up. Waktu yang paling baik untuk olahraga adalah pagi hari.


6. Sering Beraktivitas

7 Cara cepat kurus yang sehat

Anda ingin memiliki tubuh yang kurus dan sehat tapi tidak ingin beraktivitas atau dengan kata lain hanya ingin bermalas-malasan saja? Maka tubuh yang Anda impikan tidak akan pernah terwujud. Contoh sederhana adalah membersihkan kamar atau melakukan pekerjaan rumah.


7. Tahan Nafsu Makan yang Berlebihan

7 Cara cepat kurus yang sehat

Nafsu makan besar seringkali menjadi penyebab berat badan yang berlebih. Untuk itu, Anda harus mengalihkan nafsu makan besar Anda ke hal lain seperti melakukan tugas pekerjaan atau tugas sekolah Anda. Jangan taruh makanan di samping atau di dekat Anda saat mengerjakan tugas karena dapat membuat Anda tidak fokus.

Materi Softball

Materi Softball



Pengertian Softball

Sumber: www.wikipedia.org

Softball adalah olahraga yang digemari, terutama oleh para pelajar dan mahasiswa. Biasanya, mereka menggunakan seragam sekolah yang menarik disertai teriakan istila-istilah asing ketika bermain. Olahraga ini di Indonesia mirip dengan olahraga kasti. Namun demikian, permainan softball benar-benar membutuhkan ketangkasan dan kecerdikan karena hal ini sangat berpengaruh pada pemain. Permainan ini dilakukan secara beregu.

Olahraga softball lahir di Amerika Serikat yang diciptakan oleh George Hancock tahun 1887 di kota Chicago. Semula, permainan ini hanya sebagai rekreasi dan dimainkan di ruangan tertutup. Daya tarik utama adalah karena permainan ini dapat dilakukan oleh semua usia, baik pria maupun wanita. Lalu dari Amerika berkembang ke Kanada dan dari sanalah berkembang ke seluruh dunia. Sampai tahun 1966 di Indonesia, olahraga softball masih dianggap sebagai olahraga kaum wanita. Setelah SEA GAMES di Bangkok, barulah di Indonesia dimainkan untuk kaum pria. Melihat perkembangannya sangat pesat dab softball mulai memasyarakat, maka dibentuklah organisasi softball yang bernama 'Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia' atau disingkat PEBASASI. Kejuaraan nsional pertama diadakan tahun 1967 di Jakarta. Pada PON VII di Surabaya, Softball merupakan salah satu cabang yang dipertandingkan.

Lapangan dan Perlengkapan Permainan

 

Lapangan permainan softball berbentuk segi empat dengan ukuran panjang sisi-sisinya 16,67 meter. Jarak dari pelempar (pitcher plate) ke homebase adalah 13,07 meter. Ukuran tempat pitcher plate  adalah 60x15 cm. Perlengkapan untuk penjaga adalah sarung tangan yang terbuat dari kulit tebal seberat 283,33 gram. Untuk penjaga belakang, selain sarung tangan juga pelindung muka dan kepala serta pelindung badan atau body protector. Bola terbuat dari kulit berwarna putih dengan berat 190 gram, keliling bola sekitar 30 cm. Pemukul terbuat dari kayu sepanjang 40 cm. Dalam permainan softball, masing-masing regu terdiri dari 9 pemain. Lapangan dilengkapi dengan empat base atau home plate.

Peraturan Permainan Softball


A. Pemain

Peraturan yang penting untuk diperhatikan adalah sebagai berikut,
1) Satu regu terdiri dari 9 orang pemain.
2) Pergantian pemain harus diberitahukan kepada umpire atau wasit.
3) Pemain yang sudah diganti tidak boleh bermain lagi.
4) Pemain juga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu infielder dan oufielder.

B. Permainan

Peraturan untuk permainan adalah sebagai berikut.
1) Untuk menentukan siapa yang menjadi partai penjaga (home team) dan siapa yang menjadi partai 
    pemukul (visiting team), harus dilakukan undian atau toss dengan uang logam.
2) Permainan dilakukan dalam tujuh inning. Untuk pertandingan antarsekolah, dapat dibatasi dengan 
    waktu 1.5 jam tetapi dengan catatan sesudah mencapai inning penuh (perjanjian setempat).
3) Apabila salah satu regu tidak datang di lapanan pada waktu pertandingan, regu tersebut 
    dinyatakan kalah dan regu lawan mendapat nilai 7-0.
4) Nilai tidak dihitung bila terjadi bersamaan dengan terjadinya out di firstbase atau dikatuk di 
     tempat lain (sebelum mencapai base).

C. Pemukul Dinyatakan Mati

Peraturan untuk pemukul adalah sebgai berikut.
1) Pada pukulan kedua langsung ditangkap catcher.
2) Firstbase telah dibakar sebelum pemukul mencapainya.
3) Terjadi bound foul pada pukulan ke-3.
4) Foulball yang ditangkap langsung.
5) infield fly rule (pukulannya melambung tinggi dan jatuh di sekitar lapangan segiempat, saat ada 
    pelari di first, atau first dan second atau first second dan thirdbase sebelum 2 outs).
6) Dikatuk sebelum mencapai base pertama.
7) Flyball yang ditangkap langsung oleh outfielder.

D. Mendapatkan Nilai atau Angka

Peraturan mengenai nilai adalah sebagai berikut.
Setiap pemain atau batter yang berhasil kembali ke home dengan selamat dan melalui jalan yang benar, baik atas pukulannya sendiri maupun pukulan orang lain akan mendapatkan nilai satu.

Teknik Dasar Permainan Softball


 Teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain softball adalah melempar, menangkap, memuukul bola, lari mengelilingi lapangan, sliding, dan tanging. Teknik bermain softball tersebut akan diuraikan sebagai.berikut.

A. Cara Memegang Bola

Cara memegang bola bermacam0macam sesuai dari ukuran tangan (jari-jari) pemain. Jika jari pemain tersebut besar dan panjang, dia dapat menggunakan pegangan dengan dua jari. Sebaliknya, bila tangannya kecil dan jarinya pendek dia dapat menggunakan pegangan tida jari atau empat jari.

B. Menangkap dan Melempar Bola

Teknik menangkap bola terdiri dari tiga teknik, yaitu
1) Teknik menangkap boa yang bergulir di tanah.
2) Teknik menangkap bola yang melambung.
3) Teknik menangkap bola lurus.

Teknik melempar bola terdiri dari beberapa teknik yaitu
1) Teknik lemparan dengan ayunan ke atas.
2) Teknik lemparan dengan ayunan samping.
3) Teknik lemparan ke bawah.
4) Teknik lemparan dengan lecutan tangan.

C. Teknik Memkul Bola

Teknik memukul dalam permainan  softball ada dua macam, yaitu
1) Memukul bola dengan ayunan penuh (swing).
2) Memukul bola tanpa ayunan (bunting).

Taktik Penyerangan


Taktik penyerangan (offensive strategy) dalam permainan softball merupakan siasat yang digunakan oleh regu yang mendapat giliran memukul, baik secara individu maupun kelompok untuk menyerang lawan dan berusaha untuk memperoleh nilai supaya dapat memenangkan pertandingan. Taktik penyerangan yang sering dilakukan oleh pemain adalah sebagai berikut:

1. Pukulan Tanpa Ayunan (sacrifice bunt)

Sacrifice Bunt adalah usaha battter melakukan pukulan  ke arah first base, pitcher, atau third base untuk membantu pelari menuju bas di depannya. Jika ada pelari pada base pertama, agar pelari dapat mencapai base 2 maka batter mengarahkan pukulan ke arah base 1. Dengan demikian, memaksa penjaga base 1 mengejar bola bunt tersebut, harapannya adalah penjaga base 1 terpancing mematikan pelari yang terdekat (batter) sehingga pelari pada base 1 dapat selamat mencapai base 2. Apabila ada pelari pada base 1 dan 2 maka bunt diarahkan pada base 3, sehingga third basement terpaksa memungut bola dengan harapan tidak terjadi force out ataupun double play. Dengan demikian, pelari pada base 1 dan base 2 dapat selamat mencapai base berikutnya.

2. Pukul dan Lari (Hit and Run)

Hit and run adalah siasat yang dilakukan oleh batter untuk membantu agar base runner dapat maju beberapa base di depannya dengan selamat. Taktik ini dilakukan apabila ada pelari di base 1 atau ada pelari di base 1 dan 2. Taktik hit and run dapat  dipergunakan jika tim telah unggul satu angka sebelum terjadi dua out.

3. Pukulan Melayang (Sacrifice Fly)

Teknik ini sangat tepat dilakukan pada saat pertandingan berlangsung ketat. Sacrifice fly harus dilakukan oleh seorang batter yang baik karena harus memukul bola melambung ke arah outfielder. Setelah bola dipukul jauh dan melambung ke arah outfielder, pelari pada base bersiap meninggalkan base. Jika kemungkinan bola tidak tertangkap fielder, pelari dapat langsung menuju base di depannya atau home. Tetapi, jika diperkirakan bola dapat ditangkap oleh fielder maka pelari siap berada di base, bersamaan dengan bola menyentuh glove penjaga, langsung lari secepatna mencapai base di depannya. Dengan demikian, batter out tetapi dapat memasukkan pelari.

4. Mencuri Base (The Steal)

The steal adalah siasat yang dilakukan oleh pelari di base. Keberhasilan siasat ini dipengaruhi oleh kecepatan dan kejelian pelatih melihat pelepasan bola dari pitcher yang dengan segera melompat meninggalkan base. Di samping itu, ditunjang kemampuan sliding untuk mencapai base yang dituju. Di pihak lain, steal akan berhasil lebih baik dengan bantuan batter mengganggu catcher, sehingga bola yang dilepas oleh picther tidak tertangkap oleh catcher.

Taktik Pertahanan (Defensive Strategy)


Pada dasarnya strategi pertahanan adalah siasat atau usaha dari regu penjaga lapangan untuk bertahan dan mematahkan atau menangkis serangan lawan, dengan jalan mematikan pelari, ataupun batter, agar tidak dapat maju ke base di depannya dan tidak memperoleh nilai. Berikut ini adalah beberapa strategi pertahanan dalam permainan softball.

Menguasai Pelari

Strategi ini dilakukan dengan cara masing-masing pemain menjaga pelari agar tidak dapat melanjutkan ke abse di depannya.

Mematikan dengan pasti

Yang dimaksudkan dengan mematikan dengan pasti adalah seorang pemain harus jeli untuk memilih pemain lawan yang lebih mudah atau paling mudah dimatikan.

Mematikan lebih dari satu

Yang dimaksudkan dengan mematikan lebih dari satu adalah seorang pemain mencoba mematikan lebih dari seorang pemain lawan.

Mati Terpaksa (Force out)

Force out terjadi jika penjaga lapangan menyentuh base dengan membawa bola sebelum pelari dapat mencapai base yang dituju.

Menjaga Pukulan Menahan (Bunt)

Yang dimaksudkan adalah bagaimana agar penjaga lapangan dapat menangkap bunt tanpa meninggalkan base terlalu lama.

Menjaga Bola Lambung

Yang dimaksudkan adalah bagaimana agar penjaga dapat menentukan arah bola lambung dan siapa yang harus menangkapnya.
Menjaga mencuri Base (Steal)

Apabila pemain lawan melakukan strategi steal, yang harus dilakukan adalah bergerak ke arah base dan menyebutkan "steal". 

Menyambung atau Meneruskan (Relays Ball)

Ketika bola berada di daerah outfield, cara paling baik untuk melemparkan kembali bola ke arah infield adalah melakukan relay dengan beberapa pemain.

Memotong Bola (Cut off the Ball)

Yang dimaksud adalah jika ada pelari yang akan membuat nilai, sebelum diterim catcher bola dipotong oleh pemain lain di depan home plate.

Mematikan Dua Pelari (Double Play)

Double Play adalah membuat 2 pemain mati dalam satu rangkaian permainan.

Materi Bola Voli

Sejarah Permainan Bola Voli


Sumber: www.teamusa.org

Permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1895. Dia adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada organisasi "Young Man Christian Association" (YMCA) di kota Massachussets, Amerika Serikat. Mula-mula permainan bola voli diberi nama "mintonette", dimana permainannya hampir serupa dengan permainan badminton. Jumlah permain tidak terbatas, sesuai dengan tujuan semula, yaitu untuk mengembangkan kesegaran dan kebuagaran jasmani pada buruh di samping bersenam umum.

Kemudian permainan ini diubah menjadi Volleyball  yang artinya kurang lebih memvoli bola berganti-ganti. Pada tahun 1892 YMCA berhasil mengadakan kejuaraan nasional bola voli di negara Amerika Serikat. Pertandingan bola voli yang pertama tahun 1947 di Polandia. Pada tahun 1948 IVBF (International Volley Ball Federation) didirikan dengan anggota 15 negara dan berpusat di Paris. Dalam Perang Dunia II permainan ini tersebar di seluruh dunia terutama di Eropa dan Asia. Setelah Perang Dunia II prestasi dan popularitas permainan bola voli di AS menurun, sedangkan di negara lain terutama di Eropa Timur dan Asia berkembang sangat cepat dan massal. Indonesia mengenal permainan bola voli sejak tahun 1928, yaitu pada zaman penjajahan Belanda.

Permainan bola voli di Indonesia berkembang sangat pesat di seluruh lapisan masyarakat, sehingga timbul klub-klub di kota besar di seluruh Indonesia. Dengan dasar itulah, maka pada tanggal 22 Januari 1945 PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia)  didirikan di Jakarta bersamaan denga kejuaraan di Yogyakarta. Setleah tahun 1962 perkembangan bola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan.

Hakikat Permainan Bola Voli

 

Bola voli dimainkan oleh dua regu yang tiap regu terdiri dari enam pemain. Tiap regu berusaha menempatkan bola di daerah lawan agar mendapat angka (point). Regu pertama yang mencapai angka 25 adalah regu yang menang.

Teknik Permainan Bola Voli

 

A. Gerakan Dasar Tanpa Bola

Gerak dasar lokomotif menjadi landasan bagi pelaksanaan teknik dasar bola voli antara lain,
1. Gerak dasar bergerak maju
2. Gerak dasar bergerak mundur
3. Gerak dasar bergerak samping kiri/ kanan
4. Gerak dasar bergerak meloncat

B. Gerak Dasar dengan Bola

Gerak dasar dengan bola meliputi servis, passing, umpan (set up), smash (Spiker) dan bendungan (block).

1. Servis
Servis adalah tindakan memuul bola oleh seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis, langsung ke lapanga lawan. Servis merupakan aksi untuk melakukan bola ke dalam permainan. Keberhasilan suatu servis tergantung pada kecepatan bola, jalan dan perputaran bola serta penempatan bola ke tempat kosong kepada pemain ke garis belakang kepada pemain yang melakuka perpindahan tempat.

2. Passing
Passing  dalam permainan bola voli adalah suatu usaha atau upaya seirang pemain bola voli dengan cara menggunakan suatu teknik tertentu yang tujuannya adalah mengoperkan bola yang dimainkannya itu kepada teman seregunya untuk dimainkan di lapangan sendiri.

3. Teknik dasar mengumpan (set up)
Mengumpan adalah suatu usaha atau upaya seorang pemain bola voli dengan cara menggunakan suatu teknik tertentu yang tujuannya adalah untuk menyajikan bola yang dimainkannya kepada teman seregunya yang selanjutnya dapat melakukan serangan (smash) terhadap regu lawan. Umpan yang baik harus memenuhi beberapa persayaratan sebagai berikut.
  • Bola harus melambung dengan tenang di daerah lapangan sendiri.
  • Bola harus berada di atas jaring dengan ketinggian yang cukup agar dapa di smash  oleh smasher.

4. Smash (Spike)
Smash  adalah tindakan memukul bola ke lapangan lawan, sehingga bola bergerak melewati atas jaring dan mengakibatkan pihak lawan sulit mengembalikannya. Smash yang efektif selama permainan berlangsung ialah dengan cara memukul bola dari atas jaring yang disebut spike. Smash merupakan suatu teknik yang mempunyai gerakan yang kompleks yang terdiri dari,
  • Langkah awalan
  • Tolakan untuk meloncat
  • Memukul bola saat melayang di udara
  • Saat mendarat kembali setelah memukul bola.

5. Bendungan (Block)
Bendungan erat sekali dengan teknik bertahan yang dilakukan di atas net. Keberhasilan bendungan dapat ditentukan oleh loncatan yang tinggi dan kemampuan menjangkau lengan pada bola yang sedang dipukul lawan. Bendungan dapat dilakukan oleh satu, dua, atau tiga pemain tergantung pada kualitas pemain lawan. Bendungan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu bendungan aktif dan bendungan pasif.

Strategi dalam Permainan Bola Voli

  

Taktik adalah strategi yang diperlukan dalam suatu pertandingan untuk memperoleh kemenangan secara sportif. Berikut taktik dalam permainan bola voli.
  • Taktik Regu
  • Taktik Perorangan
  • Taktik Pertahanan
  • Taktik Kelompok
  • Taktik Penyerangan

Formasi Permainan Bola Voli

a) Posisi Pemain
  • Set up atau tosser
  • universaler
  • libero
  • smasher
b) Fomasi Penyerangan
  • Sistem 4 Sm - 2 Su (4 smasher dan 2 set uper)
  • Sistem 4 Sm - 1 Su - 1 Libero
  • Sistem 5 Sm - 1 Su 
  • Teknik penyerangan ditinjau dari posisi penyerangan.
c) Sistem Petahanan
d) Formasi Pertahanan
      1. Pertahanan terhadap servis
  • Sistem menerima servis 2 : 4
  • Sistem menerima servis 1 : 5
  • Sistem menerima servis 0 : 6 
     2. Pertahanan terhadap smash, plessing, dan dink
  • Sistem 0 : 3 : 2 dan 1 : 3 : 2
  • Sistem 2 : 1 : 3
  • Sistem 2 : 2 : 2
  • Sistem 2 : 0 : 4

Peraturan Pertandingan

 

a) Pedoman dalam perwasitan bola voli
b) Petugas-petugas dalam pertandingan bola voli. 
    1. Wasit I (Referee)
  • Bertanggung jawab atas kelancaran pertandingan.
  • Memiliki kekuasaan mutlak
    2. Wasit II (Umpire)
  • Membantu wasit I 
  • Apabila wasit I dianggap tidak cakap, wasit II dapat mengambil alih posisi wasit I.
    3. Pencatat nilai (Scorer)
  • Menghitung jumlah time out pada masing-masing regu yang bertanding.

Seks Bebas

A. Pengaruh Seks Bebas Bagi Remaja

 
Sumber: Gakbasi.com

Masa remaja atau masa pubertas adalah fase pertumbuhan dan perkembangan organ-organ tubuh pada laki-laki dan perempuan. Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal.
Misal: - Berat badan bertambah
           - Tinggi badan bertambah
           - Ukuran lingkar dada bertambah
           - Ukuran lingkar panggul bertambah
           - Ukuran lingkar lengan bertambah
           - Adanya perubhan yang progresif pada struktur tulang, otot, saraf, dan kelenjar.

Sedangkan, perkembangan adalah perubahan psikofisik sebagai hasil dari proses. Perkembangan (nonfisik) sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain sebagai berikut.
1. Faktor keturunan (herediter)
2. Faktor lingkungan (menguntungkan atau merugikan)
3. Faktor aktivitas anak sebagai subjek bebas yang berkemauan.
4. Kematangan fungsi-fungsi organis dan fungsi-fungsi psikis.

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, lingkungan mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam proses pembelajaran para remaja karena waktu yang tersedia di luar sekolah lebih besar. Lingkungan keluarga dan masyarakat sangat mendukung dalam membentuk kepribadian remaja yang positif dan prestataif.

Perubahan fisik yang cepat dan mendadak ditunjukkan dari perkembangan organ seksual menuju kesempurnaan fungsi serta tumbuhnya organ genetalia sekunder. Hal ini menjadikan remaja sangat dekat dengan permasalahan seputar seksual.

Seks bebas adalah hubugan seksual di luar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostitusi. Pada remaja biasanya akan mengalami kehamilan di luar nikah yang memicu terjadinya aborsi. Selain itu, tentu saja para pelaku seks bebas sangat berisiko terinfeksi virus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS, ataupun penyakit menular seksual lainnya.

Secara fisik tindakan aborsi ini memberikan dampak jangka pendek secara langsung berupa pendarahan, infeksi pasca aborsi, sepsis sampai kematian. Dampak jangka panjang berupa mengganggu kesuburan sampai terjadinya infertilitas.

Secara psikologis seks pranikah memberikan dampak hilangnya harga diri, perasaan dihantui dosa, perasaan takut hamil, lemahnya ikatan kedua belah pihak yang menyebabkan kegagalan setelah menikah, serta penghinaan terhadap masyarakat.

Selain hal-hal tersebut, akibat yang timbul dengan adanya seks bebas antara lain:
1. Prestasi hasil belajar cenderung menurun.
2. Sering bolos atau izin sekolah.
3. Sering bersikap nekat atau anarkis.
4. Terjadi kawin muda.
5. Drop out dari sekolah.
6. Terjangkit penyakit kelamin (sifilis, gonorhe, HIV, dan lain-lain).

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perilaku seks bebas, antara lain sebagai berikut.
1. Pengalaman seksual.
2. Kepribadian yang negatif.
3. Kontrol dan pengawasan orang tua yang makin menurun.
4. Pola pergaulan yang bebas atau lepas dan orang tua mengizinkan.
5. Lingkungan yang makin pesimis dan permisif.
6. Faslitas pendukung yang diberikan orang tua.
7. Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja.

B. Cara Menghindari Seks Bebas


Keluarga adalah agen utama pembentuk perilaku anak (remaja). Waktu berkumpul dengan keluarga lebih banyak dibanding pertemuan di sekolah yang berkisar hanya 25% dari waktu yang ada setiap hari. Oleh karena itu, diharapkan keluarga mampu menjadi agen utama dalam mencegah dan menanggulangi permasalahan seks yang dihadapi remaja.

Dalam pertemuan, masing-masing anggota keluarga dapat saling berpartisipasi, antara lain dengan
1. Saling mendukung dan berkomunikasi serta mendengar satu sama lain.
2. Menghargai pandangan orang lain.
3. Memberi rasa saling percaya dan saling menghormati.
4. Berbagi tanggung jawab.
5. Membangun kebersamaan, antara lain rekreasi bersama keluarga.

Cara menghindari seks bebas di kalangan remaja, antara lain sebagai berikut:
  1. Mempertebal rasa keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Menghindari berduaan dengan lawan jenis di tempat yang sepi.
  3. Menghindari perilaku yang menimbulkan rangsangan seksual.
  4. Mengekspresikan rasa masa pacaran.
  5. Memperkenalkan teman dekat (pacar) kepada orang tua dan minta izin bila ingin berdua.
  6. Mampu menjaga perilaku seksual yang sehat.
  7. Memilih teman yang berakhlak baik.
  8. Memperbanyak aktivitas olahraga untuk mengisi waktu luang.
  9. Berani mengatakan tidak terhadap ajakan teman untuk melakukan seks bebas.
10. Jangan mudah percaya pada rayuan atau bujukan dan janji-janji manis.

Materi Budaya Hidup Sehat

A. Pengertian Budaya Hidup Sehat



Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan penting dalam hidup. Kehidupan hanya bisa berlangsung dengan baik apabila kita dalam keadaan sehat. Sebaliknya, dalam keadaan tidak sehat seseorang tidak dapat melakukan kegiatan hidup dengan baik.

Secara umum, kesehatan dapat dibedakan dalam beberapa bagian yaitu kesehatan pribadi, kesehatan keluarga, dan kesehatan masyarakat. Akan tetapi, ketiga hal tersebut saling terkait. Setiap pribadi merupakan anggota sebuah keluarga dan keluarga selalu menjadi bagian dari masyarakat. Apabila salah seorang anggota keluarga ada yang sakit, maka anggota yang lain turut terpengaruh oleh keadaannya. Lebih-lebih jika anggota tersebut mengidap penyakit menular, dampaknya bukan saja terhadap keluarga tetapi juga meluas sampai ke keluarga yang lain.

Kesehatan dipengaruhi banyak faktor, misalnya faktor bawaan, faktor eksternal dan faktor lingkungan. Ada yang bisa disikapi atau disiasati, tapi ada pula yang harus diterima apa adanya. Misalnya saja jika Anda tinggal di kota maka Anda harus siap untuk bernapas dalam udara berpolusi. Jika Anda bekerja malam maka Anda harus rela mengorbankan tidur malam Anda dan sebagainya. Faktor yang menentukan kesehatan pribadi antara lain:
1. Kebiasaan hidup sehat.
2. Kebiasaan hidup bersih.
3. Minum air bersih.
4. Makan makanan yang cukup mengandung gizi.
5. Teratur dalam setiap kegiatan dan istirahat.
6. Kebiasaan berolahraga secara rutin.

Dari satu sudut pandang, setidaknya ada 3 kelompok orang sehat, yaitu"
1. Orang yang sehat karena dikaruniai kondisi prima sejak lahir sehingga sehat secara alami.
2. Orang yang secara tidak sadar menjadi sehat, ini terjadi karena prang tersebut melakukan kegiatan
     fisik secara rutin sehingga tubuh menjadi sehat.
3. Orang yang sehat karena ia memang berusaha untuk menjadi sehat.

Banyak orang keliru memercayai bahwa kebiasaan-kebiasaan yang diwariskan (faktor genetik) merupakan faktor utama yang menentukan kualitas hidup dan berapa lama mereka hidup. Bagi kebanyakan dari kita, kesehatan kita terutama tergantung pada dua faktor yang lain, yaitu:
1. Apa yang kita masukkan ke dalam tubuh, dan
2. Apa yang kita lakukan dengan tubuh kita.

Konsep ini dapat dipadukan dalam satu kata majemuk yaitu "pola hidup".

B. Konsumsi Makanan Sehat


Pola makan yang sehat ikut menunjang pola hidup sehat. Berikut adalah beberapa peraturan dalam pola makan sehat:

1. Perbanyak Konsumsi Bahan Makanan dari Tumbuhan
   
Bahan makanan dari tumbuhan merupakan bahan makanan utama untuk pencegahan kanker. Ini karena sayur dan buah merupakan sumber utama phytochemicals, yaitu zat alami yang berfungsi melindungi tubuh dari pembentukan tumor. Dengan mengonsumsi 2-4 porsi buah-buahan dan 3-5 porsi sayur-sayuran, diperkirakan akan menurunkan risiko kanker sebesar 20%.

2. Perbanyak Jumlah Serat dalam Makanan Sehari-Hari

Mengonsumsi karbohidrat kompleks dan makanan berserat sebagai pengganti karbohidrat sederhana (seperti tepung dan gula), merupakan pilihan yang tepat untuk mencegah obesitas dan kanker. Serat yang terkandung dalam sayur dan buah tidaklah terdapat dalam daging dan susu, keju maupun minyak.

3. Meminimalkan Penggunaan Lemak Jenuh

Lemak jenuh yang terkandung pada produk hewani seperti daging, susu, dan keju akan meningkatkan risiko penyakit kanker dan jantung koroner. Bahan makanan yang dapat digunakan untuk menggantikan lemak jenuh adalah minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak kanola yang mengandung lemak tak jenih. Selain mengurangi risiko penyakit, minyak nabati relatid tidak meningkatkan berat badan.

4. Variasi

Susunlah menu makanan yang bervariasi, menggunakan berbagai jenis sayur dan buah. Sayur dan biah merupakan sumber vitamain, mineral, dan atioksidan yang alami. Antioksidan adalah penghancur radikal bebas yang ada di dalam tubuh.

5. Bahan Makanan Alami

Pilihlah bahana makanan yang masih alami. Proses pengolahan bahan pangan seringkali malah menghilangkan zat gizi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Riset apra ahli telah menunjukkan bahwa zat gizi, nutrisi, antioksidan dari bahan pangan alami lebih baik kualitasnya daripada yang berupa olahan ataupun suplemen makanan.

6. Makan Secukupnya

Makanlah secukupnya, da;a, arti jangan sampai kekurangan namun juga janganlah berlebihan. Kekurangan zat gizi karena makan terlalu sedikit sudah tentu akan menyebabkan tubuh tidak meiliki modal yang cukup untuk metaolisme sehari-hari dan untuk membangun kekebalan terhadap penyakit.

7. Makan Secara Teratur

Aturlah agar makan dilakukan secara teratur waktunya. Hal ini penting karena seksresi asam lambung dan enzim pencernaan umumnya mengikuti irama harian sesuai dengan jadwal makan sebelumnya.

C. Zat-Zat Gizi yang Mutlak Diperlukan oleh Tubuh


Zat-zat gizi yang mutlak diperlukan oeh tubuh pada dasarnya ada enam, yang mana zat-zat tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk kegiatannya sehari-hari. Adapun zat-zat tersebut adalah sebagai berikut.

1. Hidrat Arang

Sumber hidrat arang antara lain beras, jagung, ubi-ubian, kentang, sagu, gandum, bulgur, dan sebagainya.

2. Lemak

Lemak adalah bahan-bahan yang mengandung asam lemak baik yang berbentuk pada tmaupun cair. Sumber lemak antara lain lemak bnatang, lemak ikan, minyak kelapa, kemiri, minyak kacang, minyak sawit, minyak wijen, dan sebagainya.

3. Protein

Sumber protein ada dua macam, yaitu sebagai berikut:

a. Protein hewani
    Protein hewani dapat diperoleh dengan mengonsumsi berbagai jenis daging, ikan, dan telur.

b. Protein nabati
    Protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang kedelai, kacang
    merah, kacang hjau, dan kacang tanah.

Setiap jenis protein terdiri atas serangkaian molekul=molekul asam amino yang  berikatan menjadi satu. Pada proses pencernaan makanan, protein akan dipecah menjadi bentuk dasarnya yaitu asam amoni, yang kemudian baru diserap oleh dinding usus.

4. Vitamin

Vitamin adalah suatu zat oorganik yang tidak dapat dibuat oleh tubuh sehingga harus selalu diserap tubuh dari makanan. Vitamin sangat diperluakn dalam reaksi kimia pada tubuh makhluk hidup. Vitamin dibagi menjadi dua golongan, yaitu sebagai berikut:

a. Vitamin yang larut dalam lemak
    Terdiri atas vitamin A, D, E, dan K

b. Vitamin yang larut dalam air
    Terdiri atas vitamin B dan vitamin C

5. Mineral

Termasuk dalam kategori mineral adalah garam-garaman yang terdiri atas berikut ini.

a. Garam kapur (Ca)
    Berguna untuk pembentuka tulang dan gigi serta pembekuan darah.

b. Garam fosfor
    Berguna untuk membantu metabolisme tenaga.

c. Garam besi
    Berguna dalam pembentukan hemoglobin, kekurangan zat besi dapat menyebabkan penyakit
    anemia (kekurangan darah).

d. Garam yodium
    Berguna untuk mencegah pembengkakan kelenjar gondok.

e. Trace mineral
    Dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit. Termasuk trace mineral adalah
    tembaga, mangan, seng, cobalt, dan fluor.

D. Mengembangkan Kapasitas Aerobik


Aerobik dimaksudkan sebagai penggunaan oksigen dalam tubuh. Ini menggambarkan efektivitas tubuh sesorang dalam mendapatkan oksigen dan mengirimnya ke seluruh sel atau otot tubuh yang akan menggunakannya dalam pengadaan energi dan mengeluarkan bahan sisa pembakaran dari sisa hasil metabolisme. Mereka yang berlatih dan berolahraga aerobik yang baik dakan meraih keuntungan:

1. Jantung dan pembuluh darah lebih sehat.
2. Menurunkan tekanan darah.
3. Menurunnya kadar lemak dan kolesterol.
4. Tulang, persendian, dan otot menjadi kuat.
5. Menurunkan berat badan.
6. Mendatangkan kegairahan hidup.
7. Meningkatkan stamina.

Dari hasil penelitian psikologis, ternyata orang yang mempunyai nilai aerobik yang tinggi akan merasa badannya segar, bugar, ceria, lebih percaya diri, dapat tidur nyenyak, dan memiliki energi yang banyak. Contoh, kegiatan yang paling baik untuk meningkatkan kapasitas aerobik adalah jalan, jogging, bersepeda, berenang, dan senam aerobik.

E. Tujuh Praktik Hidup Sehat untuk Kesehatan dan Umur Panjang


Berikut adalah pola hidup sehat untuk kesehatan dan umur panjang:

1. Tidur 7-8 Jam

Mereka yang tidur melebihi atau kuarng dari 7-8 jam sehari menagalami peningkatan 60-70% risiko mati dalam jangka waktu sembilan tahun.

2. Tidak Makan di Antara Waktu Makan

Yang dimaksudkan adalahtidak melakukan aktivitas makan di antara makan pagi, makan siang, dan makan malam. Umumnya, seseorang cenderung untuk mengonsumsi makanan kecil sebagai selingan di antara waktu makannya Hal ini harus dihindari agar tidak mengalami obesitas.

3. Sarapan Pagi dengan Teratur

Sarapan pagi itu sendiri meningkatkan umur panjang. Mereka yang tidak sarapan secara teratur akan meningkatkan 50% risiko kematian dibandingkan dengan yang makan pagi secara teratur. Manfaat sarapan pagi:
a. Mengatasi masalah lebih baik.
b. Meningkatkan daya ingat.
c. Meningkatkan lancarnya pengucapan.
d. Meningkatkan konsentrasi.
e. Bersikap lebih baik.
f. Mempunyai prestasi yang lebih baik.

4. Menjaga Berat Badan yang Tepat

Jika berat badan seseorang lebih  20% di atas berat badan idealnya (Tinggi badan-100, toleransi 10%), maka orang itu dapat dikatakan kegemukan. Ia akan berisiko 3 kali lebih besar mendapat serangan jantung, 6 kali lebih besar risiko kanker kolon, rektum, dan prostat bagi pria. Bagi wanita obesitas akan meningkatkan risiko kanker serviks, uterus, dan ovari.

5. Olahraga secara Teratur

Manfaat olahraga:
a. Lebih banyak tenaga pribadi.
b. Mengurangi depresi.
c. Pencernaan lebih baik.
d. Tulang-tulang makin kuat.
e. Tidur lebih nyenyak.
f. Mengurangi risiko penyakit kanker.

6. Hindari Alkohol

Kemampuan tubuh untuk menyerang virus dan bakteri berkurang sampai 76% walaupun seseorang hanya minuman ringan dua kali (dianjurkan untuk tidak menggunakan alkohol). Peminum berat alkohol meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, saluran pernapasan, hati, payudara dan dubur. Penelitian terakhir mendapati bahwa menggunakan alkohol akan meningkatkan risiko AIDS.

7. Tidak Merokok

Temabakau adalah penyebab kanker nomor satu di Amerika Serikat dan di banyak negara bagian dunia lainnya. Di Amerika. diperkirakan 400.000 orang mati setiap tahunnya karena berbagai penyakit yang disebabkan oleh rokok, dan menghabiskan biaya perawatan 50 milyar dolar setiap tahunnya karena hal yang sama. Di seluruh dunia, sekitar 3 juta orang mati tiap tahun akibat merokok. Ini artinya satu orang mati setiap 10 detik.
 

Bahaya Penggunaan Narkoba

Narkoba


Sumber: www.dakwatuna.com


Narkoba adalah narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif. Narkotika dan psikotropika dapat menyembuhakan banyak penyakit dan mengakhiri penderitaan. Dalam dunia medis narkotika dan psikotropika banyak digunakan dalam tindakan operasi yang didahului dengan pembiusan. Obat-obat jenis narkoba dan psikotropika digunakan untuk mengobati pasien yang mengalami stres dan gangguan jiwa (depresi).

Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) adalah istilah kedokteran, yang difokuskan pada pengaruh ketergantungannya. Sebagian jenis narkoba yang dapat digunakan dalam pengobatan pada saat ini, penggunaannya sangat terbatas. Penggunaannya harus hati-hati dan mengikuti aturan pakai yang disyaratkan secara medis. Contoh: morfin(opium mentah) dan petidin (opioida sintetik) berguna untuk menghilangkan rasa sakit pada kanker, amfetamin untuk mengurangi nafsu makan, serta berbagai jenis pil tidur dan obat penenag. Adapun kodein yang merupakan bahan alami candu, secara luas digunakan pada pengobatan sebagai obat batuk.

Narkoba (narkotika, obat, dan bahan berbahaya) adalah istilah penegak hukum dan masyarakat. Narkoba akan berbahaya bila penggunaannya tidak sesuai dengan aturan medis. Penggunaan, pembuatan, dan peredaraannya diatur dalam undang-undang. Barangsiapa menggunakan dan mengedarkannya di luar ketentuan hukum dikenai sanksi pidana penjara dan hukuman denda.

Narkoba atau Napza adalah obat/ bahan/ zat yang jika diminum, dihisap, dihirup, ditelan atau disuntikkan, berpengaruh terutama pada kerja otak dan fungsi vital organ tubuh lain (jantung, peredaran darah, pernapasan, dan lain-lain) akan mengalami perubahan (meningkat atau menurun).
Penggolongan narkoba menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu:

1. Narkotika, yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintesis maupun semi, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, dan menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri. Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997, naerkotika dibagi menurut potensi yang menyebabkan ketergantungan sebagai berikut:

a. Narkotika golongan I: Berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan. Tidak digunakan
    untuk terapi (pengobatan). Contoh: heroin, kokain, dan ganja. Putauw adalah heroin tidak
    murni berupa bubuk.
b. Narkotika golongan II: Berpotensi tinggi menyebabkan ketegantungan. Digunakan pada terapi
    sebagai pilihan terakhir. Contoh: morfin, petidin, dan metadon.
c. Narkotika golongan III: Berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan
    dalam terapi. Contoh: kodein.

2. Psikotropika, yaitu zat atau obat, baik alami maupun sintetis bukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat, dan menyebabkan  perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Psikotropika dibagi menurut potensi yang dapat menyebabkan ketergantungan:

a. Psikotropika golongan I: Berpotensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak
    digunakan dalam terapi. Contoh: MDMA (ekstasi), LSD, dan STP.
b. Psikotropika golongan II: Berpotensi kuat menyebabkan ketergantungan, digunakan sangat
    terbatas pada terapi. Contoh: amfetamin, metamfetamin (sabu), fensiklidin, dan ritalin.
c. Psiktropika golongan III: Berpotensi sedang menyebabkan ketergantungan, banyak digunakan
    dalam terapi. Contoh: pentobarbital, flunitrazepam.
d. Psikotropika golongan IV: Berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan sangat luas
    digunakan dalam terapi. Contoh: diazepam, klobazam, fenobarbital, klorazepam, klordiazepoxide,
    dan nitrazepam (nipam, pil BK/ koplo, DUM, MG, lexo, rohyp).

Ciri-ciri ketergantungan psikotropika:
a. Berat badan turun
b. Takut pada sinar matahari atau air.
c. Pada beberapa orang terdapat sayatan di kulit
d. Penyendiri atau lebih banyak di kamar.
e. Bola mata mengalami perubahan: mengecil atau membesar dan memerah
f.  Suka berbohong
g. Kurang bertanggung jawab pada pribadi.
h. Pendiam dan tertutup.

3. Zat psikoaktif lain, yaitu zat/ bahan lain yang bukan dan psiktropika, namun berpengaruh pada kerja ptak, dan tidak tercantum dalam peraturan perundang-undangan tentang narkotika dan psikotropika. Zat psikoaktif lain yang sering disalahgunakan adalah:
a. Alkohol yang terdapat pada berbagai jenis minuman keras.
b. Inhalansia/ solven, yaitu gas atau zat yang mudah menguap, yang terdapat pada berbagai
    keperluan pabrik, kantor, dan rumah tangga.
c. Nikotin yang terdapat pada tembakau.
d. Kafein yang terdapat pada kopi, minuman penambah energi dan obat sakit kepala tertentu.

Penyalahgunaan Narkoba


Semua jenis zat yang termasuk narkoba akan meningkatkan kerja otak (stimulan), menghambat kerja otak (depresan), dan menimbulkan daya khayal yang tinggi. Para pelaku penyalahgunaan narkoba bukan mencari obatnya, melainkan kenikmatan semunya. Setelah mereka masuk pada tingkat ketergantungan, maka masa itu sangat membahayakan diri dan keluarganya. penyalahgunaan narkoba mengakibatkan kerusakan organ tubuh (seperti: hati, jantung, saraf, mata, dan kulit); menimbulkan penyakit berbahaya (seperti: kanker, paru, HIV/ AIDS, hepatitis, hingga penyakit jiwa); dan merusak masa depan.

Alasan seseorang menyalahgunakan narkoba di antaranya untuk mengatasi stres, bersenang-senang, atau trend. Biasanya seseorang mulai mencoba narkoba (experimental use) karena ditawarkan oleh teman dan untuk memenuhi keingintahuannya. Sebagian orang akan menggunakannya lagi dengan tujuan bersenang-senang (recreational) atau untuk bersosialisasi (social use).

Faktor-faktor yang mendorong seorang terjerumus ke dalam penyalahgunaan anrkoba dalah sebagai berikut:
1. Pengendalian diri yang lemah dan cenderung mencari sensasi.
2. Kondisi kehidupan keluarga.
3. Temperamen sulit.
4. Mengalami gangguan perilaku.
5. Suka menyendiri dan berontak.
6. Prestasi di sekolah yang rendah.
7. Tidak diterima kelompok
8. Berteman dengan pemakai narkoba.
9. Bersikap baik terhadap pemakai narkoba.
10. Mengenal narkoba di usia dini.

Pengaruh Narkoba dalam Tubuh


1. Opioida

Opioida alami berasal dari getah opium poppy (opiat), seperti morfin, opium/ candu, dan kodein. Opioida semisintetik adalah heroin/ putauw, dan hidromorfin. Opioida sintetik: meperidin, metadon, dan fentanyl (cina white). Potensi mengilangkan nyeri dan menyebabkan ketergantungan heroin 10 kali lipat morfin, sedangkan kekuatan opioid sintetik 400 kali lipat kekuatan morfin.
Pengaruh opioida antara lain sebagai berikut.

- Jangka pendek: hilangnya rasa nyeri, ketegangan, kerja otak berkurang, rasa nyaman (eforik) yang
  diikuti perasaan seperti mimpi dan mengantuk.

- Jangka panjang: ketergantungan (gejala putus zat, toleransi) dan meniggal karena overdosis. Dapat
  menimbulkan kompilkasi, seperti sembeli, gangguan menstruasi, dan impotensi. Selain itu,
  pemakaian jarum suntik yang tidak steril dapat menimbulkan abses dan tertular hepatitis B/ C yang
  merusak hati, atau penyakit AIDS yang merusak kekebalan tubuh, sehinggga mudah terserang
  infeksi dan menyebakan kematian.

2. Ganja (mariyuana, cimeng, gelek, dan hasis)

Ganja mengandung THC (tetrahydrocannabinol) yang bersifat psikoakftif. Gnja yang dipakai biasanya berupa tanaman kering yang diranjang, dilinting, dan disulut seperti rokok.
Pengaruh ganja:

- Jangka pendek: timbul rasa cemas, gembira, banyak bicara, tertawa cekikikan, halusinasi, dan
  berubahnya perasaan waktu (lama dikira sebentar) dan ruang (jauh dikira dekat), peningkatan
  denyut jantung, mata merah, mulut dan tenggorokan kering, dan selera makan meningkat.

- Jangka panjang: daya pikir berkurang, motivasi belajar turun, perhatian ke sekitarnya berkurang,
  daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun, mengurangi kesuburan, peradangan paru-paru, aliran
  darah ke jantung berkurang, dan perubahan pada sel-sel otak.

3. Kokain (kokain, crack, daun koka, dan pasta koka)

Kokain berasal dari tanaman koka, dan tergolong stimulansia yang berbentuk kristal putih. Pengaruh kokain terhadap pemakainya adalah sebagai berikut.

- Jangka pendek: Cepat menyebakan ketergantungan, rasa percaya diri meningkat, banyak bicara,
  rasa lelah hilang, kebutuhan tidur berkurang, minat seksual meningkat, halusinasi visual dan taktil
  (seperti ada serangga merayap), paham curiga (paranoid) dan paham kebesaran.

- Jangka panjang: Kurang gizi, anemia, sekat hidung rusak/ berlubang, dan gangguan jiwa psikotik.

4. Golongan Amfetamin (amfetamin, ekstasi dan sabu)

Termasuk stimulansia bagi susunan saraf pusat, yang disebut juga upper. Sering digunakan untuk menurunkan berat badan, karena dapat mengurangi rasa kantuk. Golongan amfetamin yang banyak digunakan disalahgunaka adalah MDMA (ekstasi, XTC, ineks) dan metamfetamin (sabu).
Pengaruh amfetamin adalah sebagai berikut.

- Jangka pendek: Tidak tidur (terjaga), rasa riang, perasaan melambung (fly), rasa nyaman dan
  meningkatkan keakraban. Setelaj itu timbul rasa tidak enak, murung, nafsu makan hilang,
  berkeringat, haus rahang kaku dan bergerak-gerak, badan gemetar, jantung berdebar, dan tekanan
  darah meningkat.

- Jangka panjang: Kurang gizi, anemia, penyakit jantung, dan gangguan jiwa (psikotik). Pembuluh
  darah di otak dapat pecah, sehingga mengalami stroke atau gagal jantung yang dapat
  mengakibatkan kematian.

5. Halusinogen

Halusinogen berbentuk seperti kertas berukuran seperempat perangko dengan banyak warna dan gambar atau berbentuk pil dan kapsul. Pemakaiannya dengan meletakkan LSD pada lidah. Lysergic acid (LSD) menyebabkan halusinasi (khayalan). Halusinogen termasuk psikotropika golongan I yang sangat berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan.
Pengaruh Halusinogen:

- Jangka Pendek: Efek tak dapat diduga, sensasi dan perasaan berubah secara dramatis, mengalami  
   flashbacks atau bad trips (halusinasi/ penglihatan semu) secara berulang tanpa peringatan
  sebelumnya, pupil melebar, tidak dapat tidur, selera makan hilang, suhu tubuh meningkat,
  berkeringat, denyut nadi dan tekanan darah naik, koordinasi otot terganggu, dan tremor.

- Jangka panjang: merusak sel otak, gangguan daya ingat dan pemusatan perhatian, meningkatnya
  risiko kejang, kegagalan pernapasan, dan jantung

Ketentuan Tindak Pidana Narkoba


Pasal yang penting dari Undang-Undang No. 22 Tahun 1997 tentang narkotika adalah pasal 78, 79, 80, dan 81, yang ketentuan pidananya adalah sebagai berikut.

1. Barang siapa tanpa hak dan melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan
    narkotika (golongan I dalam bentuk tanaman dan golongan I bukan tanaman) dipidana paling
    lama10 tahun dan denda paling banyak 500 juta.

2. Barang siapa tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan untuk dimiliki atau menguasai
    narkotika golongan II dipidana paling lama 7 tahun dan denda paling banyak Rp 250 Juta,
    golongan III paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

3. Barang siapa tanpa hak dan melawan hukum memproduksi, mengolah, mengekstraksi,
    mengonversi, merakit, atau menyediakan narkotika golongan I dipidana mati atau seumur hidup
    dan denda paling banyak 1 miliar rupiah. Golongan II dipidana paling lama 15 tahun dan denda
    paling banyak Rp 500 juta, golongan III dipidana paling lama 7 tahun dan denda paling banyak Rp
    200 juta.

4. Barang siapa tanpa hak dan melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito
    narkotika golongan I dipidana paling lama 15 tahun dan denda Rp 750 juta, golongan II dipidana
    paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta, golongan III dipidana paling lama 5
    tahun dan denda paling banyak Rp 250 juta.

Pencegahan dan Penyembuhan Akibat Penyalahgunaan Zat Adiktif dan Psikotropika


Pencegahan penyalahgunaan zat adiktif dan psikropika, di antaranya adalah:
1. Memperkuat iman dantakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Jangan pernah mencoba.
3. Isi waktu luang dengan kegiatan positif.
4. Menjaga hubungan baik dengan keluarga.
5. Memilih lingkungan pergaulan yang sehat.
6. Memelihara diri: mandi, makan, minum teratur dan proporsional.

Penyembuhan pecandu zat adiktif dan psikotropika dapat dilakukan dengan:
1. Pengobatan secara fisik dan mental.
2. Pemutusan hubungan dengan zat adiktif dan psikotropika secara bertahap dan kontinu.
3. Berikan tekanan yang kuat untuk sembuh, dukungan keluarga, dan selalu mendekatkan diri kepada
    Tuhan Yang Maha Esa.

Anemia Sel Sabit (Sickle-Cell-Anemia)

flickr.com
          Satu contoh yang menunjukkan betapa pentingnya urut-urutan asam amino dalam rantai polipeptida terhadap bentuk tiga dimensi dan fungsi protein, khususnya protein globular, yaitu penyakit anemia sel sabit.

          Anemia sel sabit adalah penyakit yang timbul karena bentuk yang abnormal dari salah satu subunit hemoglobin. Hemoglobin yang normal berbentuk bulat(seperti kue donat), sedangkan sel sabit berbentuk sabit. Bentuk abnormal ini terjadi karena asam amino yang ke-enam dari rantai beta, yaitu asam glutamat yang bersifat polar, tergantikan oleh valin, suatu asam amino yang tidak polar.

          Perubahan bentuk ini mengganggu kemampuan hemoglobin dalam mengangkut oksigen. Selain itu, gaya tarik hidrofobik menyebabkan beberapa sel sabit mengelompok membentuk semacam serat, sehingga dapat menyumbat pembuluh kapiler. Hal ini dapat menyebabkan peradangan, rasa sakit, kerusakan organ, bahkan kematian.

          Anemia sel sabit adalah penyakit keturunan yang dialami seseorang yang mewarisi gen hemoglobin mutan dari kedua orang tuanya. Jika hanya salah satu orang tua yang menurunkan gen mutan, maka keadaannya tidak terlalu parah yang disebut sel sabit semu. Pada penderita sel sabit semu, hanya kira-kira 1% dari sel darah merahnya yang berubah menjadi bentuk sabit. Mereka dapat hidup normal selama menghindari latihan-latihan fisik yang berat atau tekanan lai terhadap sistem peredaran darah.

Rumah Sehat

          Pusing, kulit kering dan gatal, gangguan saluran pernapasan, hingga alergi yang datang tiba-tiba. Sekilas tampak sepele, tetapi sebaiknya hal ini tidak diabaikan. Bisa jadi, itu pertanda bahwa rumah yang Anda tinggali tidak sehat.

          Sick building syndrome, demikian terminologi yang diperkenalkan oleh WHO pada tahun 1986 merujuk pada bangunan kantor yang memiliki sirkulasi udara yang tidak baik. Pemahaman ini pula yang digunakan untuk mendefiniskan rumah yang tidak bernapas dengan baik, dikenal dengan sebutan sick home syndrome.

          Rumah yang “sakit” pada dasarnya karena rumah tak “bernapas” dengan baik. Akibatnya, pergantian udara tidak berjalan dengan benar dan akhirnya menciptakan polusi udara. Ya, polusi udara tidak hanya ditemui di jalanan ataupun ruang-ruang publik. Area paling pribadi Anda pun bisa menjadi tempat dengan polusi udara tinggi.

          United States Enviromental Protection Agency mengungkapkan bahwa 6 dari 10 rumah di AS tergolong “sakit”. Artinya, penghuni rumah berpotensi dapat gangguan kesehatan akibat polusi udara di dalam rumahnya. Bayi yang senang merangkak di atas lantai, misalnya, dapat terkontaminasi berbagai kotoran, debu, dan jamur yang tersebar di penjuru rumah.

          Sayangnya, tidak semua orang menyadari intaian tersembunyi ini karena sifatnya yang tak kasat mata. Padahal, dengan tingkat kelembaban tinggi seperti di Indonesia, tanpa adanya ruangan yang cukup terkena udara dan sinar matahari, rumah dapat menjadi sarang yang nyaman bagi jamur untuk tumbuh.

          Patut diketahui pula, bau yang disebabkan oleh penggunaan bahan-bahan kimia yang melapisi furnitur juga bisa menjadi sumber polusi udara. Seperti halnya bahan volatile organic compounds (VOC) yang bisa ditemui di karpet, cat, ataupun furnitur. Bahan-bahan kimia semacam ini dapat menyebabkan anemia, sinus, kelelahan, hingga risiko kesehatan fatal.

         Sumber lainnya yang perlu ditilik adalah perangkat elektronik seperti  kipas angin dan penyejuk udara. Tilik kembali setiap kisi-kisinya dan telaah, kapankah terakhir kali Anda mengganti filter dan membersihkannya? Ya, alih-alih ingin memberi kesejukan, jamur dan lumut yang tersembunyi di perangkat tersebut bisa tersebar kembali di udara saat digunakan. Anda tidak ingin demikian, bukan?

Radang Lambung pada Anak


          Penyakit radang lambung bisa terjadi bila anak mengalami infeksi berat, radang otak, atau luka bakar yang hebat. Anak yang dirawat di ICU sering mengalami radang lambung, bahkan tukak lambung yang disebut sebagai stress ulcer. Stres akan menyebabkan kadar hormon kortisol meningkat dalam darah dan menyebabkan terganggunya produksi lendir (mukus) pada selaput lendir lambung. Menipisnya faktor pelindung akan memudahkan perlukaan pada lambung.

          Gejala radang lambung yang utama ialah nyeri pada ulu hati. Anak juga merasa mual, mutah, kembung, begah, cepat kenyang, dan rasa panas pada perut. Bila makin berat dapat disertai muntah darah. Nafsu makan anak jauh menurun dan bila berlangsung lama bisa terjadi penurunan berat badan. Bila gejala bertambah berat, anak bisa terbangun di malam hari karena mengalami sakit perut yang hebat. Gejala awal pada anak biasanya mual dan perubahan nafsu makan. Baru makan satu dua sendok anak sudah merasa kenyang dan bahkan kadang-kadang merasa nyeri pada lembungnya. Muntah darah terjadi bila iritasi lambung mengikis pembuluh darah. Sering kali gejala penyakit ini menyebabkan anak tidak bisa sekolah.

          Gejala penyakit radang lambung mudah dikenali dokter tanpa perlu melakukan pemeriksaan tambahan. Bila tidak sembih dengan pengobatan standar dan keluhan menjadi kronik biasanya dibutuhkan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan endoskopi sangat berguna untuk melihat secara langsung perlukaan pada lambung, seberapa parah perlukaannya dan sekaligus dapat mengambil sebagian jaringan lambung untuk diperiksa lebih lanjut, misalnya untuk mengetahui  apakah kuman Helicobacter pylori sebagai penyebabnya.

          Untuk mengetahui ada tidaknya infeksi lambung oleh kuman Helicobacter, tidak selalu dengan endoskopi. Saat ini tersedia beberapa pemeriksaan yang tidak invasif seperti pemeriksaan antigen kuman dalam tinja (Stool Test) atau pemeriksaan udara nafas untuk memeriksa metabolisme kuman (Urea Breath Test). Namun, tidak perlu melakukan pemeriksaan ini kalau tidak ada keluhan, sebab kuman Helicobacter pylori bisa juga merupakan kuman komensal pada lambung tetapi tidak menyebabkan penyakit.

          Obat untuk mengatasi radang lambung terutama adalah obat yang dapat menetralisasi asam lambung atau menurunkan produksi asam lambung atau melapisi permukaan selaput lendir lambung. Dikenal obat-obat seperti antasida, ranitidine, atau omeprazole. Untuk mengonsumsi obat-obatan tersebut sebaiknya atas rekomendasi dokter. Pengobatan biasanya diberikan selama 8 minggu. Bila disebabkan infeksi Helicobacter pylori diberikan  antibiotik ganda.

          Penyakit radang lambung yang kronis tidak mudah diobati karena melibatkan pula perilaku dan gaya hidup. Sering kambuh dan sangat memengaruhi kualitas hidup anak. Yang penting ialah pencegahan. Teratur makan, pilih makanan yang tidak mengiritasi lambung, dan konsumsi obat atas rekomendasi dokter.

Materi Kebugaran Jasmani

A. Hakikat Kebugaran Jasmani


Ketika dilahirkan, manusia dibekali dengan sifat dasar masing-masing, tetapi kemudian dalam pertumbuhan dan perkembangannya sifat seseorang akan banyak dipengaruhi oleh cara hidup dan lingkungan di mana manusia itu berada. Salah satu cara hidup atau kebiasaan hidup tersebut adalah pengerahan fisik, sebab memang tubuh manusia diciptakan untuk bergerak, sehingga segala bentuk dan fungsi tubuh yang menunjang pergerakan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhannya. Prestasi kerja manusia merupakan keterpaduan antara kegiatan kerja mental, fisik, serta interaksi dengan lingkungan dalam arti luas, sehingga prestasi kerja dan produktivitas kerja indinvidu dan kelompok ditentukan oleh bermacam-macam faktor yang terkait secara kompleks.

Seseorang yang mempunyai kesegaran jasmani tinggi dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Selain itu, akan terhindar dari kemungkinan cedera yang biasanya sering terjadi saat melakukan kerja fisik yang berat. Tujuan utama latihan fisik adalah untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan kemampuan fungsi ergosistem tubuh. Latihan jasmani yang dilakukan secara tepat dan benar akan memberikan manfaat bagi tubuh, yaitu
1. Memperkuat sendi-sendi, ligamen, dan otot-otot tubuh
2. Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru
3. Menurunkan tekanan darah
4. Mengurangi lemak dan kadar gula dalam tubuh
5. Memperbaiki bentuk tubuh
6. Mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.

Program latihan kondisi fisik perlu direncanakan secara sistematis. Latihan fisik yang dilakukan secara cermat, berulang-ulang dan dengan intensitas beban latihan yang makin meningkat, memungkinkan meningkatnya kesegaran jasmani. Hal ini akan berdampak pada makin terampil, kuat, dan efisiennya seseorang dalam bergerak.

B. Prinsip-Prinsip Pengembangan Program Kebugaran Jasmani


Ada sepuluh prinsip yang perlu digunakan sebagai pegangan dalam menyusun program kebugaran jasmani, yaitu:
1.   Menyediakan waktu yang cukup bagi siswa untuk melakukan aktivitas jasmani
2.   Menyediakan kesempatan bagi siswa untuk melakukan aktivitas jasmani
3.   Menyediakan aneka kegiatan dan memberikan bimbingan sesuai dengan pilihan siswa
4.   Memberikan informasi umpan balik kepada siswa, baik mengenai proses maupun hasilnya
5.   Membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam rangka meningkatkan kebugaran jasmani
6.   Menjadikan diri sebagai guru pendidikan jasmani yang pantas sebagai panutan bagi siswa
7.   Memberikan perhatian penuh bagi perkembangan siswa secara menyeluruh, termasuk sikap dan
      perilakunya terhadap aktivitas jasmani yang dilaksanakan secara teratur dan berkesinambungan
8.   Menggunakan strategi yang tepat untuk membentuk pola hidup sehat.
9.   Mempromosikan gaya hidup aktif dan pelaksanaan aktivitas jasmani di luar pendidikan jasmani
      di sekolah
10. Menghindari ucapan yang menyatakan bahwa aktivitas jasmani tu hanyalah membuang-buang
      waktu dan sia-sia belaka.

C. Bentuk-Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani


Unsur-unsur kebugaran jasmani meliputi kekuatan, kecepatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak, dan kelentukan. Unsur-unsur tersebut dapat dilatih dalam bentuk seperti circuit training, interval training, kalestenik, jogging, dan aerobik.

1. Latihan Peningkatan Kelincahan (Agility)


Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan dan kelincahan. Latihan ini juga berkaitan dengan tingkat kelentukan. Beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan kelincahan antara lain sebagai berikut:

A. Latihan mengubah gerak tubuh arah lurus (Shuttle Run)


     1)  Tujuannya untuk melatih mengubah gerak tubuh arah lurus
     2)  Cara melakukannya adalah atlet atau siswa berlari bolak-balik secepatnya dari titik yang satu
           ke titik yang lainnya sebanyak 10 kali. Setiap kali sampai pada satu titik, atlet tersebut harus
           berusaha untuk secepatnya berbalik untuk berlari menuju ke titik yang lain.

B. Latihan lari belok-belok (zig-zag)
     1)  Tujuannya untuk melatih mengubah gerak tubuh dengan arah yang berkelok-kelok
     2)  Cara melakukannya adalah dengan cara berlari zig-zag dengan cepat sebanyak 2 sampai 3 kali
          di antara beberapa titik (misalnya 4-5 titik). Jarak setiap titik sekitar 2 meter.

C. Latihan mengubah posisi tubuh atau jongkok berdiri (squat-thrust)


    1)  Tujuannya untuk melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak)
    2)  Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
         a. Jongkok sambil menumpukan kedua tangan di lantai
         b. Pandangan ke arah depan, lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan
             terlungkup dalam keadaan terangkat.

D. Latihan kelincahan beraksi
     1) Tujuannya untuk melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan
     2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
          a. Berdiri dengan sikap ancang-ancang, kedua lengan di samping badan dengan siku bengkok,
              perhatikan aba-aba peluit.
          b. Bunyi peluit pertama lari ke depan secepat-cepatnya
          c. Bunyi peluit kedua, lari mundur secapt-cepatnya
          d. Bunyi peluit ketiga, lari ke samping kiri secepat-cepatnya
          e. Bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan secepat-cepatnya
           f. Latihan ini dilakukan secara terus menerus secara berangkai tanpa berhenti terlebih dahulu.

 2. Latihan Peningkatan Kecepatan


Kecepatan adalah kemampuan untuk menempuh suatu jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kecepatan bukan hanya mengerakkan seluruh tubuh dengan cepat, akan tetapi dapat pula mengerahkan anggota-anggota tubuh dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dalam lari cepat, kecepatan ditentukan oleh gerak berurutan kaki yang dilakukan secara cepat. Bentuk-bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain sebagai berikut:
A. Lari cepat dengan jarak 40m dan 60m
     1) Tujuan untuk melatih kecepatan gerak seseorang
     2) Cara melakukannya adalah dengan berdiri di belakang garis start dengan sikap badan tegak dan
         kedua kaki dibuka. Kedua tangan di samping badan dengan sikap berdiri. Lari di tempat makin
         lama makin cepat sambil mengangkat paha setinggi-tingginya. Setelah ada aba-aba peluit
         secepat-cepatnya menempuh jarak 40-60 meter. Latihan dilakukan secara berulang.

B. Lari naik bukit (up hill)
     Bertujuan untuk mengembangkan kekuatan dinamis (dinamic strength) otot-otot tungkai.

C. Lari menuruni bukit (Down hill)
     Bertujuan untuk melatih kecepatan frekuensi gerak kaki. Latihan ini akan lebih baik jika ada
     dorongan angin dari belakang.

3. Latihan Daya Ledak


Tenaga ledak otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot melakukan kerja secara eksplosif yang dipengaruhi oleh kekuatan dan kecepatan kontraksi otot. Latihan daya ledak otot meliputi press, high pull atau upright rowing, squat, heel raise (calf raises), pull over, brench press, snatch, shoulder shrugh, tricep stretch.

4. Latihan Daya Tahan Jantung


Daya tahan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu yang relatif lama. Istilah lainnya adalah respiratio-cardio-vaskuler endurance, yaitu daya tahan yang berhubungan dengan pernapasan, jantung, dan peredaran darah. Bentuk latihan daya tahan pernapasan, jantung, dan peredaran darah ini disebut ergosistem sekunder yang dilatih melalui peningkatan ergosistem primer (sistem saraf otot dan tulang rangka). Latihan peningkatan ergosistem primer haruslah dilakukan dalam waktu yang relatif lama. Latihan daya tahan jantung dan paru-paru di antaranya adalah dengan mempertinggi intensitas, misalnya interval training dengan intensitas yang tinggi.

Cara Mengurangi Rasa Sakit Akibat PMS

Womansday.com

Saat Premenstrual Syndrome atau biasa yang disebut PMS datang, setiap perempuan mengalami kondisi tubuh tidak fit yang bisa mengganggu aktivitas. Perempaun kerap merasa pusing, lemas, nyeri di perut bagian bawah, pinggang pegal, bahkan ada yang benar-benar tidak berdaya untuk beraktivitas ketika sedang mengalami PMS.

          Untuk menghindari atau melawan gejala PMS, selain berolahraga, ada cara lain untuk meredam rasa tersebut. Salah satunya melalui pola makan. Kemahiran dalam memilih bahan pangan menjadi kunci utama peredam rasa sakit bulanan. Berikut ini adalah beberapa asupan pangan peredam rasa nyeri saat PMS.

Memperbanyak Minum Air Putih


          Hindarilah  minum terlalu banyak gula, kafein, coklat, dan es. Kondisi dingin dalam tubuh tidak baik untuk aliran darah. Sebaiknya Anda minum air putih hangat untuk memperlancar aliran darah.

Menambah Konsumsi Serat

          Serat dari sayuran dan buah-buahan bisa membantu mengurangi keluhan PMS, misalnya nanas. Kram saat menstruasi disebabkan kontaksi rahim yang membantu tubuh melepaskan lapisan rahim. Kandungan bromelaine dalam nanas berfungsi membantu relaksasi otot sehingga rasa nyeri pun akan terhindari. Lebih mudah jika nanas dibuat menjadi jus. Selain itu, Anda dapat mengonsumsi lobak karena sayuran berwarna putih ini merupakan sumber vitamin E dan C yang dapat megurangi peradangan. Kalsium dan mineral yang ada di dalamnya juga mampu meredakan gejala PMS. 

Mengonsumsi Zat Besi

          Saat menstruasi, perempuan dapat kehilangan 12-15 miligram elemen zat besi, oleh karena itu, saat menstruasi diperlukan minum vitamin penambah darah. Selain dengan mengonsumsi vitamin, kebutuhan zat besi dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi adalah daging sapi, kambing, ayam, ikan tuna, telur, oatmeal, serta berbagai sayuran berwarna hijau. Mengganti lemak jenuh dengan lemak sehat seperti omega-3 juga dapat menjadi solusi saat kram.  

Ayo Makan Makanan Bervariasi

         
http://phoitobucket.com
          Para ahli gizi umumnya menyarankan agar Anda mengonsumsi beragam jenis pangan. Tentunya hal tersebut tidak tanpa alasan yang kuat, atau sekadar asal berbeda sehingga tidak membosankan. Alasan yang utama karena setiap jenis pangan memiliki nutrisi yang berbeda. Dengan melakukan variasi menu, Anda memaksimalkan manfaat kesehatan dari makanan yang Anda konsumsi.
          Banyak orang terutama yang sangat sibuk sehingga makan tidak terlalu diperhatikan sampai tidak peduli dengan makanan yang disantapnya. Asalkan perut kenyang atau minimal telah mengikuti anjuran diet sehat, cukuplah sudah. Tidak jadi persoalan jika makanan yang dikonsumsi hanya yang itu-itu saja.
          Bukannya salah, tetapi kebiasaan makan demikian sangat disayangkan. Alam menyediakan begitu banyak sumber makanan dengan variasi cita rasa yang sangat kaya. Selain itu, manfaat kesehatan yang diperoleh menjadi terbatas.
          Mengapa seseorang malas mencoba jenis makanan baru? Alasan yang sering dilontarkan biasanya karena kesibukan kerja sehingga makanan yang dikonsumsi biasanya jenis siap saji yang tidak memerlukan banyak waktu untuk mempersiapkannya. Selain itu, ada orang-orang tretentu yang jika lidahnya telah cocok dengan rasa tertentu, enggan mencoba rasa baru.
          Apa yang dapat Anda lakukan? Berikut ada tip-tip ringan yang dapat Anda ikuti. Pertama, jangan lewatkan penawaran gratis dari jenis menu makanan baru. Jarang ada orang yang mau mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak dapat dipastikan hasilnya. Oleh karena itu, contoh (sample) produk baru merupakan cara yang murah meriah untuk mengenali menu makanan baru.
          Usahakan agar setiap kali berbelanja, Anda membeli satu jenis makanan baru atau minimal makanan yang dibeli berbeda dengan yang Anda beli sebelumnya. Begitu pula ketika Anda sedang makan di luar, usahakan mencicipi minimal satu jenis makanan yang baru. Tentu tidak terlalu memberatkan karena jika Anda tidak suka, toh masih ada menu yang lain. Namun, paling tidak, lidah Anda mulai terbiasa dengan bermacam-macam rasa.
          Cara lain, bagi Anda yang gemar memasak, jangan lewatkan acara-acara memasak atau menu-menu di majalah yang menampilkan jenis pangan baru atau bagimana mengombinasikan antar bahan makanan sehingga menghasilkan menu baru yang sedap.

Tips Agar Selalu Fit Dimanapun dan Kapanpun


Jakarta, 26 Juni 2013



          Hai sobat! Lumayan lama juga ya ga update postingan, maklum lagi sibuk nih. Ini juga lagi iseng-iseng update. Ok, kali ini ane mau berbagi suatu informasi yang berhubungan dengan keseahatan mudah-mudahan bermanfaat bagi sobat semua. Selamat membaca ^_^
  
          Dewasa ini, seringkali kita mendengar tidak ada waktu, jadinya susah mau berolahraga. Tentu pernyataan ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Seorang sobat pun pernah menyentil dengan sejurus kalimat sederhana lainnya, mengapa banyak orang yang rela mempertaruhkan kesehatan demi pekerjaan? Karena sebagus-bagusnya karier dalam genggaman, apalah artinya jika tubuh digerogoti beragam penyakit dan tak mampu bekerja maksimal, setuju?
          
          Prinsipnya adalah menjaga keseimbangan. Menyeimbangkan waktu, waktu, istirahat, dan berolahraga inilah yang dirasa amat merepotkan bagi sebagian besar orang. Kerap kali harus ada faktor "pemaksa" hingga akhirnya semua rencana terlaksana.
          
          Misalnya salah satu sobat saya, Andri, yang sengaja berangkat amat pagi agar tidak terjebak macet. "Saya malas terjebak macet kalu berangkat siang. Lebih baik saya berangkat pagi sekali, sampai kantor bisa jam 6 atau 6.30 pagi. Di kantor kebetulan ada fasilitas gym, jadi saya langsung olahraga. Lumayan, hamir setiap pagi setidaknya dapat waktu sejam untuk olahraga," ujarnya.
          
          Waktu kerja yang fleksibel pun membei kenyamanan lebih baginya untuk mengatur waktu untuk olahraga. Kalaupun enggan berangkat terlalu pagi, ia lebih memilih joging di sekitar kompleks rumahnya dan beranhkat sekitar pukul 9 pagi yang dirasanya tingkat kemacetan sudah mereda. Sepulang kantor pun ia menyempatkan diri berolahraga dengan mengikuti kelas-kelas dansa, selagi ada waktu. Tak mengherankan jika sobat ane yang satu ini tetap terlihat fit dan tampak sangat bersemangat menjalani hari-harinya.
          
          Memang, tidak semua orang seberuntung sobat ane itu yang bisa mengatur waktu kerja dengan lebih fleksibel. Namun sebenarnya, jika sudah diniatkan untuk berolahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu, justru akan memaksa diri untuk lebih pandai mengatur waktu. Bagi mereka yang aktif beraktivitas ini bukan berarti benar-benar luput dari intaian gangguan kesehatan. Sebuah riset dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University, di Chicago, Illinois, yang dilansir oleh situs web The Complementary Medical Association menyebutkan, mereka yang hidup aktif tetap menghabiskan banyak waktu untuk duduk dalam seminggu. Rata-rata dari partisipan menghabiskan waktu 64 jam dalam seminggu untuk duduk, dibandingkan berdiri selama 28 jam, dan berjalan selama 11 jam. Terlalu banyak duduk pun menjadi bahaya laten bagi kesehatan kita.